Labels

Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Oktober 2020

Dampak Negatif Belajar Secara Daring

Tak terasa sudah lebih satu semester, sekolah kita tak lagi dimeriahkan oleh suara riuh, kegaduhan dan wajah serius peserta didik belajar. Kelas-kelas tak lagi berpenghuni karena pembelajaran telah dialihkan di rumah masing-masing, bermodalkan gawai dan sambungan internet pembelajaran pun dilakukan secara daring.

Lalu bagaiman proses pembelajaran daring ini berjalan ? tentulah hal ini tergantung kekreatifan para guru yang bersangkutan agar pembelajaran bisa efektif. Tak bisa kita pungkiri keadaan pandemi telah mendorong sebagian para pendidik untuk melek terhadap teknologi komunikasi. Guru ditantang untuk mahir dan mengerti bagaimana menggunakan whatshapp, zoom, youtube, google meet, goole form bahkan aplikasi lainnya untuk memudahka proses pembelajaran.

Kamis, 24 September 2020

Secuil Cerita Workshop Online di Masa Pandemi

    Dimasa pandemi seperti sekarang ini telah merubah wajah sebagian kehidupan. New Normal, istilah yang diberikan dimasa kehidupan sekarang dimana kehadiran virus Covid-19 telah memaksa kita untuk sementara menghindari dan membatasi kontak langsung dengan orang. Dimana kegiatan yang melibatkan orang banyak harus dihindari atau paling tidak dengan menerapkan jaga jarak, memakai masker dan cuci tangan sebelum dan sesudah berkegiatan di luar rumah.

    Pada dimasa seperti ini lah memaksakan sebagian orang yang dulunya masih gaptek untuk belajar melek terhadap teknologi terutama kemajuan di teknologi komunikasi internet untuk menyelesaikan kewajibannya dan memenuhi kebutuhan hidup. Banyak sekali kemudahan yang didapat dengan  memanfaatkan internet tersebut terlebih lagi dimasa pendemi. 

    Saya sebagai seorang guru, tentunya akan mencari cara untuk mempermudahkan proses pembelajaran di masa sekarang yang dimana proses pembelajaran tidak seperti dulu lagi, secara face to face. Dengan memanfaatkan internet saya yang dulu hanya mencopy paste, download konten orang sebagai bahan materi, tentunya mendorong rasa keinginan tahu saya bagaimana cara membuatnya sendiri. Yang paling simpel dulu adalah dengan membuat blog. Sebenarnya banyak toturial yang bisa didapatkan di internet termasuk bagaimana cara membuat blog, tetapi dengan mengikuti Workshop Online (WOL) Blog yang diprakarsai oleh IGI Kab. Tanah Bumbu tentu memudahkan saya dalam memahami bagaimana pemanfaatkan blog sebagai media pembelajaran. Saya dapat bertanya langsung kepada yang lebih pakar yaitu narasumber meski secara via chat telegram, berdiskusi tentang kesulitan yang dijumpai pada saat membuat blog dan solusi mengatasinya.

    Dengan mengikuti WOL saya benar-benar merasakan ilmu yang dibagi begitu bermanfaat untuk dapat mengembangkan blog saya lagi agar tampilannya lebih menarik. Dan meningkatkan kekreatifan saya dalam membuat konten blog dan medesain blog. Semoga kegiatan WOL ini tetap berlanjut.

Kabar Pendidikan Kita di Masa Pandemi

 

    Tak terasa lebih dari satu semester virus corona atau covid-19 berkunjung dan menghampiri sebagian penduduk kita. Bukan seperti tamu yang kedatangannya di nantikan, tetapi sebaliknya sungguh kedatangan virus ini di negeri kita tak di harapkan. Virus ini tentu sangat berbahaya bahkan kedatangan sangat merugikan disegala aspek kehidupan, termasuk di aspek pendidikan. Dengan adanya virus ini mengharuskan pola pembelajaran yang mulanya berlangsung tatap muka, interaksi langsung tak dapat dilaksanakan untuk menghindari penularan.

            Cepatnya peningkatan penularan virus covid-19 dan apalagi sampai ini vaksin nya belum ditemukan. Meskipun sempat diberitakan ada beberapa negara yang berhasil menemukan vasinnya tapi sampai ini masih menunggu hasil uji klinis vaksin tersebut, jadi dalam artian umumnya masih dalam proses menemukan vaksin yang ampuh. Semoga saja virus ini cepat hilang agar kehidupan bisa berlangsung normal kembali.

            Lalu bagaimana dengan kabar pendidikan  kita pada saat ini ?

Mematuhi peraturan, yaitu dengan menerapkan pembelajaran secara Daring ( Dalam Jaringan) atau belajar online. Tetapi  tentu saja pelaksanaannya tak semudah membalikkan tangan. Ditemui beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Seperti tak semua siswa memiliki Smartphone dan tak semua orang tua mampu membelinya, ditambah untuk memakainya perlu menggunakan kouta internetnya. Tentu hal ini memberatkan untuk sebagian orang tua karena kenyataannya virus ini juga menurunkan pendapatan mereka juga terlebih lagi jika orangtua siswa terkena PHK efek kehadiran virus ini. Beda kondisi beda lagi jalan keluarnya, seperi sekolah yang berada di daerah yang tak terjangkau jaringan seluler maupun jaringan internet. Maka diterapkanlah pembelajaran Luar Jaringan (Luring). Kegiatan ini tetap dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan antisipasi virus corona dengan menerapkan jaga jarak, gunakan masker, face shield dan cuci tangan sebelum dan sesudah belajar. Tentu saja kegiatan ini sangat bagus di adakan di luar ruangan.

            Pandemi ini memaksa perubahan  pada pendidikan kita. Yang dulunya penerapan secara daring hanya tuk sebagian lembaga pendidikan saja yang menerapkannya umumnya seperti perguruan tinggi, maupun kursus online saja. Tetapi semenjak pandemi mulai dari kalangan PAUD pun menjalankan pembelajaran secara online. Keadaan ini juga memaksakan tuk kalangan guru maupun orangtua yang gaptek tuk belajar melek terhadap teknologi.

                       


 

Blogger news

Blogroll